Membuat Pasta Coklat Secara Manual

Posted on

Pada artikel kali ini saya akan memberikan beberapa cara membuat pasta coklat dengan manual yang dapat kalian coba dirumah kalian masing masing. Apakah ada orang yang tidak mengenal coklat? Cokelat merupakan bahan pangan yang dihasilkan dari biji kakao yang telah diolah dengan cara tertentu hingga menghasilkan bubuk kakao yang siap digunakan dalam proses pembuatan pangan dan lain-lain.
Cokelat memiliki rasa yang enak, gurih, manis, dan gurih saat dirasakan di lidah. Coklat biasa digunakan sebagai tambahan kue atau dalam bentuk snack coklat biasa.

Profil Cokelat

Buah yang sudah matang dari pohonnya bisa dimakan oleh buah yang menempel pada biji kakaonya karena yang digunakan untuk membuat bubuk kakao hanya biji buah kakaonya saja.
Cokelat juga mengandung lemak yang memiliki fungsi sama dengan minyak zaitun dan mengandung mineral esensial untuk memperkuat tulang, kuku, rambut, dan kulit. Ini sangat membantu untuk mencegah proses penuaan.
Cokelat juga diketahui mengandung antioksidan dan flavonoid yang sangat berguna untuk mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit kanker.
Meski dianggap sebagai makanan yang bisa menambah berat badan, cokelat juga dianggap sebagai salah satu makanan yang bisa menghilangkan stres.
Faktanya, banyak orang yang percaya bahwa coklat dapat meningkatkan mood seseorang. Cokelat juga dipercaya dapat meningkatkan libido atau gairah dan menghilangkan stres.
Cokelat juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, memperlambat penuaan, memberikan efek menenangkan pada seseorang.
Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi coklat secara berlebihan karena terlalu banyak bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Resep di bawah ini sudah pernah dicoba, dan hasilnya bisa dibilang mirip selai yang biasa dijual di supermarket terdekat.

Cokelat merupakan camilan berbahan dasar biji kakao yang memiliki berbagai manfaat dan banyak disukai. Rasa coklatnya sendiri sangat manis, enak dan enak. Tak heran jika coklat sering digunakan sebagai bahan dalam minuman dan makanan. Cokelat diklasifikasikan menjadi dua jenis, baik bubuk maupun cokelat batangan. Cara pembuatan coklat inipun tidak semudah yang kita bayangkan. Karena pengolahan coklat membutuhkan tahapan tertentu. Maka tak heran jika hasil akhir coklat cocok sebagai bahan makanan dan minuman.

Sebenarnya coklat ini memiliki rasa yang pahit sebelum diolah. Namun setelah diolah beberapa langkah untuk mendapatkan coklat yang manis dan nikmat. Banyak sekali orang yang sangat menyukai coklat. Manisnya coklat setelah diolah bisa membuat penggemar coklat semakin ketagihan. Cokelat yang saat ini beredar di pasaran memang sudah diolah agar lebih praktis dalam mengolahnya. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang pembuatan coklat, yuk kita simak asal muasal coklat. Kurang lengkap rasanya kalau suka coklat tapi tidak tahu asal muasal coklat.

Asal Usul Coklat

Cokelat pertama kali ditemukan oleh Meksiko di Amerika Tengah. Biji kakao ini diolah menjadi bubuk kakao yang dapat digunakan untuk membuat minuman. Kemudian oleh, Chistopher Columbus dan Hernando Cortez biji kakao dibawa ke Eropa sejak awal tahun 1500-an. Saat itu mereka tidak tahu bagaimana sebenarnya mengolah coklat. Karena biji kakao yang dibawanya memiliki rasa yang pahit. Kemudian Cortez punya ide untuk menambahkan gula ke minuman coklat untuk membuat minuman coklat yang enak. Saat itulah minuman coklat terkenal di Eropa. Pada tahun 1800-an, Inggris dan Swiss membuat berbagai macam produk coklat. Bahkan kini negara tersebut telah menjadi negara penghasil produk coklat yang memiliki kualitas dan rasa yang begitu nikmat.

Cokelat terbuat dari biji-bijian utuh. Petani memanen kakaonya saat biji kakaonya sudah matang. Sebelum coklat diolah, coklat harus dikupas kemudian difermentasi agar rasa pahit pada coklat bisa berkurang. Setelah difermentasi, dikeringkan menggunakan pengering yang canggih atau bisa langsung dijemur. Setelah mengering, biji kakaonya diolah kembali hingga menjadi coklat yang nikmat.
Cokelat diperoleh dari biji kakao (Theobroma cacao) yang kemungkinan tumbuh di wilayah Amazon Utara hingga Amerika Tengah. Bahkan mencapai Chiapas, di bagian paling selatan Meksiko. Kakao atau kakao sangat penting dalam budaya Meso-Amerika, yaitu susu Maya, Toltec dan Aztec. Orang-orang menggunakan biji kakao sebagai mata uang di seluruh wilayah. Suku Maya yang berasal dari Guatemala Utara mengambil istilah kakao dari Olmec. Diperkirakan kebiasaan orang Maya meminum coklat dimulai pada tahun 450 SM – 500 SM. Dikatakannya, konsumsi cokelat dianggap sebagai simbol status yang sangat penting saat itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam bentuk cairan bergelembung lalu ditaburi merica, rempah-rempah, dan vanili. Rasa coklat sulit ditentukan dalam buku Emperors of Chocolate, Joel Glenn Brenner telah memaparkan penelitian terbaru tentang rasanya. Cokelat tampaknya dibuat dari campuran 1.200 jenis zat, tanpa satu rasa pun yang begitu dominan. Beberapa memiliki rasa yang tidak enak untuk zat itu sendiri. Karena sampai saat ini rasa coklat buatan belum ada. Diantara zat yang menghasilkan rasa coklat tersebut adalah lemak. Titik leleh lemak kakao ini hanya sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Jika Anda menikmati sepotong cokelat, lemaknya meleleh di mulut. Lemak kakao yang meleleh dapat memberikan rasa lembut seperti beludru di mulut yang lebih khas. Lemak kakao tidak langsung diserap tubuh karena bukan jenis lemak yang bisa menggemukkan tubuh.

Mengkonsumsi coklat bahkan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Karena tubuh manusia mampu menghasilkan antioksidan yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan menjaga daya tahan tubuh, menurut American Dietetic Association, semakin murni coklat yang dikonsumsi maka semakin besar pula manfaatnya. Karbohidrat yang dibentuk senyawa kimia dari coklat dapat menghasilkan serotonin yang dapat membantu merangsang otak sehingga dapat rileks. Satu batang coklat dapat memenuhi 15% kalsium dan magnesium yang dibutuhkan tubuh. Meski terkadang coklat tidak baik untuk gigi, namun coklat sangat baik untuk dikonsumsi secara teratur dan dalam jumlah sedikit.

Asal muasal coklat sendiri sudah dijelaskan di atas. Nah setelah mengetahuinya tentunya akan semakin tertarik untuk membuat coklat jadi sehingga menjadi camilan yang memiliki berbagai bentuk menarik. Dalam membuat coklat dari bahan praktis ini, bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Bahan-bahannya juga mudah didapat di pasaran dengan harga terjangkau. Di bawah ini kami akan menyajikan cara membuat cetak coklat dari bubuk kakao yang bisa Anda lakukan di rumah. Adapun informasinya, kamu bisa langsung menyimaknya di bawah ini!

 

Cara Membuat Pasta Coklat

  • 3 sdm tepung terigu
  • 3 sdm coklat bubuk
  • 5–6 sdm gula pasir
  • 1 sachet susu kental manis (coklat/putih)
  • 1 sdt vanili
  • 1 sdm margarin
  • 250 ml air

Cara Membuat Pasta Coklat:

  • Masukkan semua bahan dalam panci kecuali margarin mengunakan mesin coklat.
  • Lalu aduk rata sampai tidak ada terigu atau coklat bubuk yang menggumpal.
  • Kemudian masak di atas kompor dengan api kecil sambil terus aduk sampai meletup-letup dan bertekstur padat.
  • Matikan api lalu masukkan margarin, aduk cepat sampai tercampur.
  • Angkat dan tunggu sampai dingin(masukkan kulkas agar lebih cepat dingin).
  • Selai siap dipakai.

Selai coklat juga bisa menghasilkan pundi pundi uang bagi anda jika anda mau untuk menekuni bisnis  kuliner dengan sangat menjajikan untuk kalian coba untuk menjajalnya, dan kami juga memiliki resep lainya yaitu resep usus crispy, Itu saja yang dapat saya sampaikan bila da kekurangan dalam penulisan saya mohon maaf sampai bertemu diartikel selanjutnya